Agu 21, 2025

Pada awal Agustus 2025, Presiden Trump meningkatkan ketegangan trade dengan memberlakukan tarif baru yang menargetkan sejumlah ekonomi besar. Tarif yang diumumkan saat ini adalah sebagai berikut:

NegaraTarif
UE, Jepang, Korea Selatan~15%
Britania Raya, Australia~10%
Kanada~35%
Meksiko25%
India25% → 50% (pada 27 Agustus)
Brasil10%
Tiongkok~30%
Swiss~39%
Tembaga (seluruh impor)50%

Tarif luas yang memengaruhi barang asal Kanada, Eropa, India, dan Korea Selatan kini merambat ke berbagai sektor seperti otomotif, elektronik, dan farmasi. Ekonom seperti peraih Nobel Joseph Stiglitz memperingatkan bahwa hambatan trading yang begitu besar “hampir pasti bersifat inflasioner” dan berpotensi melemahkan aktivitas ekonomi global.

Dampak Tarif terhadap Forex, Komoditas, dan Indeks

Volatilitas Forex dan Kekuatan Dolar

  • Mata uang sensitif risiko seperti yuan Tiongkok, peso Meksiko, won Korea Selatan, dan dolar Kanada mengalami volatilitas seiring meningkatnya ketegangan trade. 
  • Dolar AS dan franc Swiss menguat karena sentimen risk-off dan perpindahan investor ke aset aman.

Indeks Global Mengalami Tekanan

  • Stock market di Eropa dan Asia melemah pada kuartal I 2025 saat investor bereaksi terhadap kekhawatiran pertumbuhan dan ketidakpastian kebijakan trading. 
  • Market India berada di bawah tekanan akibat arus keluar modal asing dan tantangan terkait trading.
  • Market Kanada, khususnya sektor yang terkait ekspor, juga mengalami penurunan menjelang penerapan tarif baru.

Komoditas dan Aset Safe-Haven Bereaksi

  • Tembaga dan logam industri lainnya mengalami kenaikan harga seiring tarif memperketat ekspektasi pasokan global.
  • Komoditas pertanian tetap relatif stabil, dengan sebagian investor melihatnya sebagai lindung nilai inflasi jika terdampak gangguan rantai pasokan.
  • Harga emas terus naik pada 2025, didukung oleh meningkatnya risk aversion dan turunnya harga obligasi.

demo-account-768x192

Bagaimana ATFX Dapat Membantu Trader Menavigasi Gejolak Tarif Saat Ini

Akses Multi-Asset dan Positioning dengan CFD

Klien ATFX dapat trade pasangan forex, CFD komoditas, dan indeks ekuitas dalam satu akun. Hal ini memungkinkan positioning strategis di berbagai market yang terdampak pengumuman tarif dan perubahan kebijakan.

Contoh pergerakan market saat ini yang perlu diperhatikan:

  • USD/CNY atau USD/KRW: Pasangan mata uang yang sensitif terhadap perkembangan ekonomi ekspor Asia di tengah pengumuman tarif.
  • CFD emas dan tembaga: Instrumen populer di masa kekhawatiran inflasi atau potensi gangguan rantai pasokan.
  • CFD indeks emerging market atau India: Sering terpengaruh oleh sentimen investor global dan arus modal di tengah meningkatnya risiko geopolitik.

Perangkat Trading, Edukasi, dan Sinyal

ATFX mendukung trader dengan tools yang meningkatkan pengambilan keputusan sekaligus eksekusi strategi.

  • Salin trade dari trader berpengalaman melalui ATFX CopyTrade, dengan fokus pada tren makro dan peristiwa geopolitik.
  • Dapatkan technical analysis dan tools sentimen melalui Trading Central untuk mendukung strategi Anda.
  • Tetap terinformasi lewat research reports, webinar, dan update market dari ATFX yang menjelaskan bagaimana ketegangan trade memengaruhi forex, indeks, dan komoditas.

Strategi dan Tips Manajemen Risiko

Dengan meningkatnya ketegangan trading, prinsip dan tools risk management berikut dapat membantu trader tetap siap:

  • Diversifikasi di berbagai kelas aset, termasuk forex, komoditas, dan indeks, untuk mengurangi risiko konsentrasi.
  • Masuk ke posisi secara bertahap (scale in) dan selalu gunakan stop loss untuk mengantisipasi volatilitas mendadak akibat perubahan kebijakan.
  • Gunakan leverage moderat, terutama di periode ketidakpastian yang tinggi.
  • Pantau pengumuman tarif dan peristiwa risiko makro menggunakan live economic calendar ATFX dengan fitur pengingat.
  • Dukung analisis Anda dengan tools ATFX seperti sinyal teknikal dari Trading Central dan real-time pattern alerts dari Autochartist.

Poin Penting untuk Trader

  • Tarif baru AS kini berlaku, menambah tekanan pada global trade dan pertumbuhan ekonomi.
  • Volatilitas forex meningkat, dengan dolar AS menguat seiring berkembangnya sentimen risk-off.
  • Komoditas seperti emas dan tembaga bergerak akibat risiko pasokan dan kekhawatiran inflasi.
  • Market di ekonomi berkembang menghadapi tekanan penurunan di tengah arus keluar modal.
  • CFD menawarkan akses taktis ke forex, komoditas, dan indeks selama perubahan kebijakan.
  • ATFX mendukung trader dengan tools, edukasi, dan akses untuk tetap adaptif.

Pandangan Market ATFX

Putaran tarif terbaru telah memicu volatilitas baru di global market, memengaruhi mata uang, komoditas, dan sentimen investor secara luas. Bagi trader, kondisi ini menghadirkan risiko sekaligus peluang.

Dengan ATFX, Anda mendapatkan akses ke tools, wawasan, dan berbagai kelas aset yang diperlukan untuk tetap lincah dan terinformasi. Baik Anda menavigasi pergerakan harga jangka pendek maupun melakukan positioning untuk pergerakan jangka panjang, ATFX mendukung strategi Anda di masa ketidakpastian.

Tetap siap. Tetap adaptif. Trade dengan percaya diri.

Live-Black-High-Quality

Baca Selengkapnya

Gold di Level Tertinggi Sepanjang Sejarah: Peluang Trading di XAU/USD
The Fed di Persimpangan Jalan: Apa yang Diharapkan Market Setelah Masa Jabatan Powell Berakhir Dan Pencalonan Warsh
Prospek Ekonomi Global 2026: Divergensi Bank Sentral dan Reset Makro Global
Hitung Mundur Menuju Pertemuan Fed Desember: Apakah Penurunan Suku Bunga Masih di Depan Mata?
Peringatan Inflasi AS: Bagaimana CPI November Bisa Mengguncang Trade
Ledakan AI dan Efek Riaknya pada Global Markets: Apa yang Harus Diketahui Traders