Jan 23, 2026

Gold prices surged to a new record high above $4,900

Harga emas melonjak ke rekor tertinggi baru di atas $4.900 per ons pada hari Kamis, memperpanjang reli luar biasa selama setahun terakhir, dengan harga naik lebih dari 70% secara kumulatif. Menurut sumber data pasar utama, harga spot mencapai kisaran $4.920 hingga $4.950 per ons selama lonjakan terbaru ini.

Lonjakan harga ini terutama disebabkan oleh gabungan beberapa faktor, termasuk meningkatnya ketegangan geopolitik, meningkatnya ekspektasi pasar akan penurunan suku bunga Federal Reserve, dan melemahnya dolar. Seiring penurunan imbal hasil riil, biaya peluang untuk memegang emas menurun, sementara dolar yang lebih lemah membuat emas lebih menarik bagi investor non-AS.

Harga rekor ini menggarisbawahi daya tarik emas sebagai aset safe-haven, karena investor berupaya melindungi diri dari ketidakpastian kebijakan, volatilitas pasar, dan potensi risiko perlambatan ekonomi. Namun, kenaikan harga yang pesat telah memicu pembelian spekulatif dan berbasis momentum yang substansial, sehingga menimbulkan pertanyaan tentang keberlanjutan reli tersebut dalam beberapa bulan mendatang.

Baca Selengkapnya

Bitcoin Pulih di Atas $70.000 Setelah Trump Memberi Sinyal Akhir Cepat untuk Konflik Iran
GBPUSD Sterling Kembali Naik di Atas 1.3400 di Tengah Guncangan Harga Minyak Selat Hormuz, Peluang Pemotongan Suku Bunga Bank of England Menurun
Harga Minyak Mentah WTI Melonjak di Atas $100 karena Konflik Timur Tengah Mengganggu Pasokan Global
Harga Emas Melonjak Melampaui $5.300 sebagai Aset Aman dari Konflik AS-Iran
Harga Minyak Brent Tetap Berfluktuasi karena Berita Utama Iran Berubah-ubah
Saham Nvidia Sedikit Naik Setelah Rilis Laporan Keuangan Kuartal Keempat